Kita sudah Menghapus, Google masih Menyimpan
Misalkan kita membuat sebuah posting. Lalu ada pihak lain yang dirugikan. Bentuk penyelesaian setelah minta maaf kepada yang dirugikan adalah menghapus posting itu. Tetapi kalau cache atau tembolok Google masih menyimpan salinan posting kita, waduh repot juga. File di Google itu kan di luar kendali kita tapi masih bisa dibaca banyak orang. Malah dalam tembolok disebut bahwa itu tulisan kita.
Pertanyaan untuk Bung Ajo adalah… bagaimana cara menyelesaikan soal ini sampai tuntas sehingga konflik kita tidak berkepanjangan?
© Ilustrasi: tidak diketahui
Bung Ajo sudah menjawab.
Kalau sudah ada tindakan nyata untuk menghapus postingan yang merugikan orang lain itu seharusnya sudah cukup untuk menyelesaikan masalah. Masalah mungkin muncul kalau orang yang dirugikan tersebut mempermasalahkan postingan itu yang masih tersimpan di tembolok (cache) Google atau mesin pencari (search engine) lain.
Setidaknya ada dua langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat posisi hukum orang yang mem-posting tulisan itu, yaitu:
1. Meminta surat pernyataan dari pengelola situs atau blog tempat tulisan pertama kali di-posting yang menyatakan bahwa tulisan tersebut memang telah dihapuskan dari blog atau situs tersebut; dan
2. Mengirim surat atau e-mail kepada pengelola Google atau mesin pencari (search engine) lain agar menghapuskan postingan itu dari tembolok Google atau mesin pencari (search engine) lain. Apabila pengelola Google atau mesin pencari (search engine) lain masih belum menghapuskannya dalam suatu jangka waktu tertentu (misalnya 3 hari sejak tanggal surat/e-mail dikirimkan), maka kirim surat/e-mail lagi dengan permintaan yang sama kepada pengelola Google atau mesin pencari (search engine) lain itu. Meski belum berhasil dihapuskan, sekurang-kurangnya harus dilakukan 3 (tiga) kali pengiriman surat/e-mail secara berturut-turut kepada pengelola Google atau mesin pencari (search engine) lain tersebut.
Mungkin tindakan atau tuntutan hukum dari pihak yang merasa dirugikan tidak bisa dihindari, namun apabila pihak yang mem-posting itu telah mendapatkan surat pernyataan dari pengelola situs atau blog, dan telah ada bukti tanda terima (receipt/read notice) atas sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali pengiriman surat/e-mail tersebut, maka ini sudah membuktikan bahwa telah ada itikad baik dan upaya patut dari pihak yang mem-posting itu untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ini penting sebagai bahan pertimbangan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti masalah tersebut nanti.







Bisa kirim e-mail kepada google gak sih untuk minta tulisan kita dihapus dari cache-nya? Mestinya sih bisa, apalagi kalau itu menyangkut masalah hukum.
Bahkan, mungkin kita bisa secara legal meminta siapapun yang menyimpan kopian posting kita tanpa izin untuk menghapus semua jejak yang mungkin tersisa kalau tidak ingin berurusan dengan hukum (tentu, kalau mereka ketahuan masih menyimpannya).
Catshades last blog post..Sinyal Ponsel Dapat Mempengaruhi Gelombang Otak Anda
Google sudah menyediakan fasilitas untuk menghapus link di google webmaster tool…
Klanjabriks last blog post..Tester makanan di warung dan restoran
Malam mas, ada dua postingan saya yang saya hapus dari blog saya. Alasanya, menurut saya isinya tidak relevan dengan judul blog saya. Tapi sudah satu minggu lebih postingan yang dihapus selalu muncul. Jadi gimana solusinya, trims…
sutans last blog post..Syukuran dan Pembentukan Pengurus IPHI Kecamatan Kinali Kabupaten Pasbar
yah walau tak seberapa tapi saya jadi pikiran juga tembolok google ini, tapi itu kebijakan tuan google dia tanggap atas apa yang terjadi dari sipemosting kita mungkin tidak menyadarinya karena pikir di mesin google bisa seenaknya bebuat sesuatu yang menyangkut kepentingan kita, baik \ buruk, dan alangkah bijaksananya bila selalu behati hati dan sensitif dalam menulis sesuatu / menayangkan sesuatu trim. ( nb: ngomong2 ada engga cara untuk menghapus isi tembolok google itu???? ditunggu di e-mail saya “ragaji_besi@yahoo.com”)
ditunggu di ragaji_besi@yahoo.com
[...] Ajo, blogger yang pengacara, menjawab di Lintasan (Lihat berita sebelumnya: Kita Menghapus, Google Menyimpan) bahwa serangkaian langkah bisa [...]